
Jakarta – Menjelang atau saat menstruasi, banyak wanita mengalami keinginan makan makanan tertentu, terutama yang manis, gurih, atau tinggi kalori. Cokelat, keripik, hingga es krim sering menjadi pilihan karena dianggap bisa memperbaiki suasana hati.
Namun, ahli kesehatan mengingatkan bahwa tidak semua makanan yang diinginkan saat haid baik untuk tubuh. Beberapa jenis makanan justru dapat memperburuk keluhan menstruasi, seperti kram perut, perut kembung, hingga perubahan suasana hati.
Menurut dokter kandungan Dr. Pankaj Singhal, munculnya rasa ngidam saat menstruasi bukan hanya kebiasaan, melainkan berkaitan dengan perubahan hormon dan kondisi biokimia tubuh.
“Ngidam makan saat menstruasi bukan sekadar kebiasaan atau kelemahan diri, tetapi sinyal dari perubahan biokimia nyata dalam tubuh,” ujar Singhal.
Perubahan kadar estrogen, progesteron, serotonin, dan magnesium menjelang haid dapat membuat tubuh lebih menginginkan makanan tertentu. Meski begitu, pilihan makanan tetap perlu diperhatikan agar gejala menstruasi tidak semakin berat.
Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dibatasi saat menstruasi dan pilihan penggantinya:
1. Cokelat Susu
Cokelat menjadi salah satu makanan yang sering dicari ketika menstruasi. Keinginan ini bisa muncul karena tubuh mengalami perubahan hormon serta membutuhkan asupan tertentu seperti magnesium.
Namun, cokelat susu dengan kandungan gula tinggi bukan pilihan terbaik. Gula dapat menyebabkan lonjakan insulin yang kemudian turun kembali dengan cepat sehingga berpotensi memperburuk rasa lelah dan perubahan suasana hati.
Selain itu, konsumsi gula berlebihan juga dapat memicu perut kembung dan meningkatkan peradangan.
Sebagai alternatif, ahli menyarankan memilih dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen dalam jumlah secukupnya. Biji labu, almond, dan sayuran hijau juga bisa menjadi pilihan karena mengandung magnesium.
2. Keripik dan Makanan Asin
Keinginan ngemil makanan asin saat haid sering terjadi akibat perubahan hormon yang memengaruhi keseimbangan cairan tubuh.
Meski terasa memuaskan, keripik dan camilan tinggi garam dapat membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi ini bisa memperparah rasa kembung, tubuh terasa bengkak, hingga nyeri pada payudara.
Ahli gizi Kristen Kuminski menjelaskan bahwa asupan sodium berlebih dapat membuat tubuh terasa lebih tidak nyaman selama menstruasi.
Sebagai gantinya, konsumsi biji labu panggang bisa menjadi pilihan karena mengandung magnesium yang membantu mendukung fungsi otot dan mengurangi rasa tidak nyaman akibat kram.
3. Es Krim dan Produk Olahan Susu
Es krim sering menjadi makanan favorit saat haid karena rasa manis dan teksturnya yang memberikan efek nyaman.
Namun, beberapa ahli menyarankan agar konsumsi produk susu tinggi gula dan lemak dibatasi selama menstruasi. Produk tersebut disebut dapat berkaitan dengan peningkatan prostaglandin, yaitu senyawa yang berperan dalam proses peradangan dan rasa nyeri.
Sebagai pilihan yang lebih sehat, es krim dapat diganti dengan pisang beku yang dihaluskan bersama bubuk kakao dan almond butter. Dessert berbahan dasar kelapa juga bisa menjadi alternatif dengan rasa yang tetap nikmat.
4. Minuman Berkafein
Saat menstruasi, rasa lelah sering membuat sebagian wanita memilih kopi atau minuman berkafein untuk meningkatkan energi.
Namun, konsumsi kafein secara berlebihan dapat membuat pembuluh darah menyempit sehingga rasa kram berpotensi terasa lebih kuat. Kafein juga dapat mengganggu kualitas tidur yang penting untuk proses pemulihan tubuh.
Sebagai alternatif, minuman seperti matcha, teh herbal, atau air kelapa bisa dipilih untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan dan menjaga energi tubuh.
5. Daging Merah
Daging merah sebenarnya memiliki manfaat karena menjadi sumber zat besi yang dibutuhkan tubuh, terutama ketika kehilangan darah saat menstruasi.
Meski begitu, konsumsi berlebihan perlu diperhatikan. Dr. Meghan Rattigan dari Hackensack Meridian Jersey Shore University Medical Center menyebut kandungan tertentu dalam daging merah dapat berkaitan dengan peningkatan prostaglandin yang berpotensi memperburuk kram menstruasi.
Sebagai pilihan lain, sumber zat besi dari tumbuhan seperti bayam dan kacang-kacangan dapat menjadi alternatif. Selain zat besi, makanan tersebut juga mengandung serat, protein, dan nutrisi tambahan.
Pada akhirnya, ngidam saat menstruasi merupakan hal yang umum terjadi akibat perubahan tubuh. Namun, memilih makanan yang lebih bernutrisi dapat membantu menjaga kenyamanan dan mengurangi gejala seperti kram, kembung, serta perubahan suasana hati selama periode haid.
