
Jakarta – Susu kerap dianggap sebagai minuman bergizi yang baik dikonsumsi setiap hari. Namun, kandungan nutrisi pada setiap jenis susu ternyata berbeda sehingga pengaruhnya terhadap kadar gula darah pun tidak sama.
Baik susu hewani maupun nabati memiliki komposisi protein, karbohidrat, dan gula yang bervariasi. Perbedaan inilah yang menentukan seberapa besar respons gula darah setelah dikonsumsi.
Mengutip Verywell Health, berikut empat jenis susu yang dinilai lebih ramah terhadap kadar gula darah.
1. Susu kedelai
Susu kedelai menjadi salah satu pilihan terbaik karena memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dengan jumlah karbohidrat yang relatif rendah.
Perpaduan tersebut membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah sehingga kadar glukosa lebih stabil. Beberapa produk juga mengandung serat yang turut mendukung pengendalian gula darah.
Untuk memperoleh manfaat maksimal, pilih susu kedelai tanpa tambahan gula atau pemanis. Jika memungkinkan, susu kedelai segar juga bisa menjadi pilihan.
2. Susu almond
Pilihan berikutnya adalah susu almond yang dikenal memiliki kandungan karbohidrat sangat rendah, terutama pada produk tanpa pemanis.
Karena kadar gulanya minim, susu almond umumnya tidak memicu lonjakan gula darah yang besar. Meski kandungan proteinnya tidak setinggi susu kedelai, minuman ini tetap banyak dipilih karena rasanya yang ringan dengan aroma khas kacang.
Susu almond juga mudah dipadukan dengan berbagai minuman, termasuk kopi maupun smoothie.
3. Susu kambing
Susu kambing memiliki kandungan protein yang hampir setara dengan susu sapi dan tetap menyediakan berbagai nutrisi penting.
Meski demikian, kadar karbohidrat dan gula alaminya lebih tinggi dibandingkan susu nabati sehingga tetap dapat memengaruhi kenaikan gula darah.
Walau begitu, susu kambing masih dapat menjadi pilihan selama dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
4. Susu sapi
Sebagai jenis susu yang paling umum dikonsumsi, susu sapi ternyata berada di urutan terakhir dalam daftar ini.
Hal tersebut disebabkan kandungan laktosa atau gula alaminya yang relatif lebih tinggi. Dalam satu gelas susu sapi terdapat sekitar 12 gram laktosa yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah.
Meski demikian, susu sapi tetap merupakan sumber protein, kalsium, dan berbagai vitamin penting. Untuk membantu mengurangi lonjakan gula darah, susu sapi dapat dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang mengandung protein atau lemak sehat.
Pada akhirnya, memilih jenis susu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing. Selain memperhatikan kandungan protein dan karbohidrat, pastikan juga memilih produk tanpa tambahan gula agar manfaatnya bagi kesehatan tetap optimal.
