
Jakarta – Memiliki target menurunkan berat badan di tahun baru tak hanya bisa dilakukan dengan mengatur makanan. Pilihan minuman yang dikonsumsi pada pagi hari juga dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat.
Setelah tidur semalaman, tubuh membutuhkan cairan untuk kembali terhidrasi. Karena itu, memilih minuman yang bernutrisi pada pagi hari bisa membantu menunjang metabolisme sekaligus membuat tubuh lebih siap menjalani aktivitas.
Beberapa minuman bahkan mengandung antioksidan, serat, atau senyawa alami yang dapat membantu mengontrol nafsu makan. Namun, manfaatnya tetap perlu didukung dengan pola makan bergizi dan aktivitas fisik secara rutin.
Melansir Food NDTV, berikut lima minuman pagi yang bisa menjadi pilihan untuk mendukung program penurunan berat badan:
1. Air Lemon Hangat
Segelas air hangat dengan tambahan perasan lemon bisa menjadi pilihan sederhana untuk mengawali hari. Minuman ini membantu memenuhi kebutuhan cairan setelah bangun tidur.
Lemon juga mengandung vitamin C yang berperan dalam mendukung berbagai fungsi tubuh. Minuman ini kerap dipilih karena terasa menyegarkan dan dapat membantu mengurangi rasa begah.
Meski begitu, air lemon bukan minuman pembakar lemak secara instan. Manfaatnya akan lebih optimal jika menjadi bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang.
2. Air Biji Chia
Biji chia memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Ketika direndam dalam air, biji chia akan membentuk lapisan seperti gel yang dapat membuat minuman terasa lebih mengenyangkan.
Kandungan serat tersebut membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama. Chia juga menyediakan protein dan asam lemak omega-3 yang mendukung kesehatan tubuh.
Air chia dapat diminum pada pagi hari sebagai salah satu alternatif minuman bernutrisi, terutama bagi mereka yang ingin mengontrol asupan makanan.
3. Teh Hijau
Teh hijau menjadi salah satu minuman yang populer dalam program hidup sehat. Kandungan katekin di dalamnya merupakan jenis antioksidan yang banyak diteliti terkait metabolisme dan oksidasi lemak.
Selain itu, teh hijau mengandung kafein dalam jumlah lebih rendah dibandingkan kopi. Kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan energi saat memulai aktivitas.
Mengonsumsi teh hijau tanpa tambahan gula berlebihan menjadi pilihan yang lebih baik untuk menjaga asupan kalori tetap terkendali.
4. Teh Jahe
Bagi yang menyukai minuman hangat, teh jahe dapat menjadi pilihan untuk memulai pagi. Jahe mengandung senyawa alami yang dikaitkan dengan proses thermogenesis, yaitu proses tubuh menghasilkan panas dengan menggunakan energi.
Minuman ini juga sering dikonsumsi untuk membantu memberikan rasa nyaman pada pencernaan. Sensasi hangat dari jahe membuatnya cocok diminum pada pagi hari.
Namun, teh jahe tetap bukan solusi tunggal untuk menurunkan berat badan. Konsumsi secara rutin perlu dibarengi pola makan sehat dan olahraga.
5. Minuman Cuka Apel
Cuka apel yang telah diencerkan dengan air juga kerap digunakan sebagai bagian dari pola makan untuk mengontrol berat badan. Kandungan asam asetat di dalamnya diketahui dapat berpengaruh terhadap respons gula darah dan rasa kenyang.
Meski demikian, minuman ini sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Cuka apel memiliki sifat asam yang dapat mengiritasi lambung atau merusak enamel gigi jika dikonsumsi dengan cara yang tidak tepat.
Untuk itu, cuka apel harus selalu diencerkan dan tidak dijadikan pengganti makanan utama.
Pada akhirnya, tidak ada satu jenis minuman yang secara ajaib mampu menurunkan berat badan. Teh hijau, air lemon, air chia, teh jahe, dan cuka apel dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehat, tetapi hasil penurunan berat badan tetap bergantung pada keseimbangan pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta konsistensi menjalani gaya hidup sehat.
