
Jakarta – Air tajin merupakan cairan yang diperoleh dari proses memasak beras. Minuman yang selama ini kerap dianggap sebagai sisa masakan ini ternyata mengandung pati dan sejumlah mineral yang membuatnya menarik untuk dikonsumsi.
Air tajin berbeda dengan air bekas mencuci beras. Untuk membuatnya, beras yang telah dibersihkan dimasak dengan air hingga sebagian pati keluar. Cairan tersebut kemudian dapat dipisahkan dan dikonsumsi setelah suhunya lebih dingin.
Di tengah berbagai pilihan minuman untuk diet, air tajin kerap disebut sebagai salah satu alternatif yang murah dan mudah dibuat di rumah. Namun, manfaatnya tetap perlu dilihat sebagai bagian dari pola makan secara keseluruhan.
Dikutip dari Health Shots, berikut sejumlah alasan air tajin disebut dapat mendukung program penurunan berat badan.
1. Kalorinya Relatif Rendah
Air tajin tanpa tambahan gula memiliki kandungan kalori yang relatif rendah sehingga dapat menjadi alternatif minuman selama menjalani pola makan terkontrol.
Sekitar 100 mililiter air tajin disebut mengandung kurang lebih 40-50 kalori, meskipun jumlah sebenarnya dapat berbeda berdasarkan jenis beras dan cara pembuatannya.
Rasanya yang cenderung gurih dengan tekstur sedikit kental juga membuatnya berbeda dari air putih biasa. Agar kalorinya tidak meningkat, sebaiknya hindari tambahan gula atau pemanis dalam jumlah banyak.
2. Mengandung Pati yang Mendukung Pencernaan
Sebagian pati dari beras dapat berpindah ke dalam air selama proses pemasakan. Kandungan tersebut kemudian membuat air tajin memiliki tekstur yang lebih kental.
Pati memiliki peran dalam sistem pencernaan dan dapat menjadi sumber energi bagi tubuh. Kondisi saluran cerna yang terjaga juga penting karena berkaitan dengan proses penyerapan zat gizi.
Pola makan untuk menurunkan berat badan pun sebaiknya tidak hanya berfokus pada jumlah kalori, tetapi juga memastikan sistem pencernaan mendapatkan asupan yang cukup.
3. Berpotensi Mendukung Kesehatan Usus
Kesehatan usus menjadi salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan ketika seseorang sedang mengatur berat badan.
Air tajin mengandung komponen yang berasal dari beras selama proses pemasakan. Beberapa penelitian yang membahas air rebusan beras menunjukkan adanya potensi manfaat terhadap lingkungan mikroorganisme di saluran pencernaan.
Keseimbangan mikrobiota usus sendiri berhubungan dengan berbagai fungsi tubuh, termasuk pencernaan dan sistem kekebalan.
Meski demikian, air tajin sebaiknya tidak dianggap sebagai satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan usus. Konsumsi sayuran, buah, sumber serat, serta makanan bergizi lainnya tetap diperlukan.
4. Bisa Membantu Mengganjal Rasa Lapar
Tekstur air tajin yang lebih pekat dibandingkan air putih membuatnya terasa cukup mengenyangkan bagi sebagian orang.
Kandungan karbohidrat dari beras juga dapat memberikan energi. Karena itu, air tajin terkadang dikonsumsi sebagai bagian dari menu atau selingan ketika sedang menjalani diet.
Namun, rasa kenyang yang diperoleh tetap bergantung pada jumlah dan kandungan zat gizi dalam makanan secara keseluruhan. Air tajin tidak dapat menggantikan makanan utama yang menyediakan protein, serat, vitamin, dan mineral.
5. Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan
Selain berasal dari makanan, kebutuhan cairan tubuh dapat dipenuhi melalui berbagai jenis minuman.
Air tajin memiliki kandungan mineral tertentu yang berasal dari beras, termasuk kalium dan magnesium. Keduanya merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga penting ketika sedang berusaha mengontrol berat badan. Rasa haus terkadang dapat disalahartikan sebagai rasa lapar sehingga seseorang makan atau ngemil lebih banyak.
Meski begitu, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari.
Air Tajin Bukan Minuman Ajaib untuk Diet
Air tajin memang mudah dibuat, murah, dan dapat menjadi salah satu pilihan minuman tanpa tambahan gula. Namun, jangan menganggapnya sebagai minuman yang secara otomatis dapat membakar lemak atau menurunkan berat badan.
Keberhasilan diet tetap dipengaruhi oleh keseimbangan antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas makanan, tidur, serta kebiasaan hidup secara keseluruhan.
Jika ingin mengonsumsi air tajin, pilih yang dibuat tanpa tambahan gula berlebihan dan tetap padukan dengan makanan bergizi seimbang. Dengan begitu, air tajin bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai satu-satunya andalan untuk menurunkan berat badan.
