
Kompetisi olahraga bergengsi tidak hanya menyuguhkan pertandingan yang sengit, tetapi juga menghadirkan kisah-kisah unik dari para atlet. Salah satu momen yang ramai diperbincangkan terjadi di ajang Wimbledon setelah seorang petenis muda harus mendapatkan perawatan medis akibat mengalami gangguan pada perutnya.
Melansir unggahan Instagram @nextshark pada Selasa (8/7/2026), petenis asal Amerika Serikat berusia 19 tahun, Learner Tien, menjadi perhatian publik usai mengalami sakit perut saat tampil di putaran kedua Wimbledon. Dalam laga tersebut, ia berhadapan dengan petenis Hungaria, Márton Fucsovics.
Di tengah pertandingan, Tien merasakan nyeri pada bagian perut sehingga meminta medical timeout agar dapat diperiksa oleh tim medis. Saat jeda pertandingan, kamera televisi sempat menangkap momen ketika dirinya meminta selembar roti tawar polos yang diduga dikonsumsi untuk membantu meredakan gangguan pada lambung sebelum kembali bertanding.
Beberapa waktu setelah pertandingan selesai, Learner Tien mengunggah foto melalui akun Instagram pribadinya dari sebuah kamar rumah sakit. Dalam foto tersebut, ia terlihat masih mengenakan gelang identitas pasien dengan infus yang terpasang di lengannya.
Yang kemudian menjadi perhatian warganet bukan hanya kondisinya, melainkan hidangan yang tersaji di samping tempat tidur. Terlihat sejumlah menu makanan cepat saji, mulai dari kotak berisi Chicken McNuggets, burger, kentang goreng, saus, air mineral, hingga hidangan penutup.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa makanan yang disantap Tien terdiri atas 40 potong Chicken McNuggets, tiga burger, kentang goreng, satu porsi McFlurry, serta air putih. Jumlah tersebut langsung memancing beragam komentar dari pengguna media sosial.
Sebagian warganet melontarkan candaan dengan menyebut menu cepat saji itu sebagai “obat” setelah menjalani pertandingan yang sangat menguras tenaga. Ada pula yang berseloroh bahwa rasa sakit yang dialami Tien mungkin disebabkan karena ia sangat lapar.
Komentar lain mempertanyakan pilihan menu yang dikonsumsi atlet tersebut setelah mengalami masalah pada perut. Meski begitu, tidak sedikit yang mengingatkan bahwa kebutuhan kalori atlet profesional jauh lebih tinggi dibandingkan orang pada umumnya. Dalam satu pertandingan berdurasi panjang, seorang petenis dapat membakar energi dalam jumlah besar sehingga membutuhkan asupan kalori lebih banyak untuk proses pemulihan.
